Aku lupa kapan aku mulai tertawa
lepas. Kapan aku berhenti menangis. Kapan aku meninggalkan dunia kelamku dan
melukis pelangi penuh warna didalam hidupku. Yang aku ingat hanyalah satu nama.
Satu nama yang selalu menggelayut diingatanku dengan segala cerita lucu dan
selalu bisa membuatku tersenyum lepas walau didalam masalah seberat apapun.
Sampai akhirnya aku sadari kalau ini bukan sekadar perasaan yang biasa.
Dia
..seseorang dari jauh yang aku kenal tak lama ..yang membawa cerita bahagia dan
menegndapkannya didalam hidupku. Menghipnotis otakku agar tak merasakan sakit dan
sedih, yang selalu ada diwaktu dan tempat yang aneh hanya untuk membuatku
tersenyum.
Dia adalah orang yang terlalu istimewa untuk dibilang teman dan terlalu jauh digapai untuk disebut sebagai kekasih.
Dia mendekatkan yang jauh dan merangkul yang dekat, sipembawa perubahan, sipengedar racun kebahagiaan, si pencetus tawaan, si penghibur tiada lelah. Seorang yang sangat tak suka dibilang sempurna tapi jauh dari keterpurukan.
Dialah .. sebuah awal dalam akhir yang kuraih .. tak ada kata akhir atau perpisahan, dia yang selalu menyebut dirinya gila. Sebuah cerita lahir dari namanya... dialah.
Dia adalah orang yang terlalu istimewa untuk dibilang teman dan terlalu jauh digapai untuk disebut sebagai kekasih.
Dia mendekatkan yang jauh dan merangkul yang dekat, sipembawa perubahan, sipengedar racun kebahagiaan, si pencetus tawaan, si penghibur tiada lelah. Seorang yang sangat tak suka dibilang sempurna tapi jauh dari keterpurukan.
Dialah .. sebuah awal dalam akhir yang kuraih .. tak ada kata akhir atau perpisahan, dia yang selalu menyebut dirinya gila. Sebuah cerita lahir dari namanya... dialah.
RIO...
wkwkwkwkwkwk yang lagi jatuh cinta.....tapi kok cuma bentar ya.....
BalasHapus